Ads 468x60px

Senin, 30 Desember 2013

MAKAM SYEKH IBRAHIM ASMOROQONDI





 Pintu Gerbang Makam Syeh Ibrahim AsmoroQondi

Lokasi Makam Ibrahim Asmoro Qondi Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang lebih kurang 5 km dari pusat kota. Makam ini termasuk salah satu makam para wali di luar wali songo, karena beliau adalah ayah dari Sunan Ampel yang merupakan sesepuh para wali songo.



Dalam sejumlah kajian historiografi Jawa, tokoh Syekh Ibrahim Asmoroqondi acapkali disamakan dengan Syekh Maulana Malik Ibrahim sehingga menimbulkan kerumitan dalam menelaah kisah hidup dan asal-usul beserta silsilah keluarganya.


Padahal, situs makam dan gapura serta mihrab masjid yang berada dalam lindungan dinas purbakala menunjuk lokasi dan era yang beda dengan situs makam Maulana Malik Ibrahim.


Syekh Ibrahim Asmoro Qondi adalah Putra dari Syekh Djumadil Qubro 
 
Babad Tanah Jawi, Babad Risakipun Majapahit, dan Babad Cerbon menuturkan bahwa sewaktu Ibrahim Asmoro datang ke Champa, Raja Champa belum memeluk Islam. 

Ibrahim Asmoro tinggal di Gunung Sukasari dan menyebarkan agama Islam kepada penduduk Champa.

Raja Champa murka dan memerintahkan untuk membunuh Ibrahim Asmara beserta semua orang yang sudah memeluk agama Islam. 

Namun, usaha raja itu gagal, karena ia keburu meninggal sebelum berhasil menumpas Ibrahim Asmoro dan orang-orang Champa yang memeluk agama Islam. 

Bahkan, Ibrahim Asmoro kemudian menikahi Dewi Candrawulan, puteri Raja Champa tersebut.

Dari pernikahan itulah lahir Ali Murtolo (Ali Murtadho) dan Ali Rahmatullah yang kelak menjadi Raja Pandhita dan Sunan Ampel.




 Para Peziarah Kirim Do'a pada Makam Syekh Ibrahim AsmoroQondi





0 komentar:

Posting Komentar